Power Supply Teknisi Hp untuk Pengecekan Kerusakan Ponsel Android

Dalam dunia engineering penggunaan power supply teknisi HP merupakan ritual wajib sebagai langkah awal pengecekan ponsel. Piranti yang wajib ada dalam setiap setiap service center ini memiliki peran penting dalam pengecekan kerusakan dalam gadget. Sebab, dengan memanfaatkan respon arus listrik tertentu kamu dapat menentukan letak kerusakan gadget tersebut.

Meski memiliki banyak jenis, namun yang paling umum digunakan oleh teknisi HP adalah power supply DC. Piranti metransfer tegangan DC pada ponsel, dengan demikian alat yang disebut juga dengan catuan daya ini dapat digunakan untuk menggantikan baterai.

Seperti yang telah kamu ketahui, bahwa ponsel dan berbagai alat elektronik hanya dapat menerima tegangan DC. Bahkan saat ponsel android dalam keadaan mati total, ponsel tersebut masih dapat merespon tegangan DC yang diberikan.

Respon tersebut akan ditunjukkan dengan hasil dari pengukuran di pencatu daya. Hasil yang ditunjukkan pada power supply HP dapat dianalisa dan menjawab penyebab kerusakan ponsel tersebut.

Cara Pemasangan Pencatu Daya

Bagi kamu seorang teknisi pemula yang masih asing dengan piranti ini, pasti akan kebingungan bagaimana cara pemasangannya dengan ponsel android. Oleh sebab itu, sebelum memberikan cara pengecekan ponsel android yang mati kami akan memberikan cara pemasangannya terlebih dahulu.

  1. Hidupkan Power Supply

Cara pertama adalah kamu harus menghidupkan piranti ini terlebih dahulu, kemudian atur tegangan yang sesuai dengan tegangan baterai ponsel yaitu 3,7 hingga 4 volt. Jika terlalu tinggi maka akan terjadi arus pendek dan pencatu daya otomatis mati. Setelah itu, matikan kembali piranti ini.

  • Pasang Kabel

Pada power supply teknisi HP biasanya memiliki 4 warna kabel atau konektor. Kabel merah (+), kabel hitam (-), kabel hijau/biru (battery temprature). Kabel kuning (battery sistem information).

Kamu harus memasangkan kabel (+) ke konektor positif ponsel android, kabel (-) ke konektor negatif ponsel, dan kabel hijau dipasangkan di sebelah konektor positif. Tapi, jika ponsel yang kamu cek hanya memiliki 3 konektor, maka kabel hijau tidak perlu dipasang.

  • Hidupkan Kembali Power Supply

Setelah kabel terpasang seluruhnya, hidupkan kembali power supply, kemudian tekan on pada ponsel. Arus pada pencatu daya akan semakin naik dan ponsel pada keadaan normal akan hidup kembali.

Saat kamu memasang kabel secara terbalik ke konektor, kabel (+) ke konektor (-) dan sebaliknya, maka akan terjadi arus pendek yang menyebabkan pencatu daya memutuskan tegangan secara otomatis.

Pemeriksaan Ponsel Android Mati Total

Gadget yang mati total sudah bukan hal yang aneh. Matinya gadget ini dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor yang menyebabkan kerusakan tertentu pada komponennya. Untuk mengeceknya, kamu harus memasang power supply teknisi HP dan melakukan pengecekan awal seperti di atas.

Jika arus tidak menunjukkan respon atau tetap di angka 0, maka kerusakan terjadi pada perangkat keras. Langkah yang harus kamu ambil berikutnya adalah pengecekan secara menyeluruh pada perangkat keras dari mulai tombol on/off, baterai, dan perangkat keras lainnya.

Tapi, jika arus menunjukkan angka yang tinggi dan mencapai 50 MA, maka kerusakan terjadi pada perangkat lunaknya. Kamu hanya perlu memprogram ulang ponsel tersebut dengan software yang sesuai dengan merek dan tipenya. Pentingnya fungsi power supply HP sangat membantu kelancaran bekerja kamu sebagai teknisi. Sebab, tanpa mengetahui sumber kerusakan kamu tidak akan mudah memperbaiki ponsel android tersebut. Sehingga peranan power supply teknisi hp memang sangat penting sekali.

Jangan Panik! Ini Cara Memperbaiki Solder Uap Yang Rusak

Memiliki peralatan seperti solder uap atau blower, harus mengetahui seluk beluk dan cara menggunakannya dengan baik. Bukti jika Anda mengetahui dengan baik terhadap sebuah blower, yaitu dengan mengetahui kerusakannya pada saat sedang tidak berfungsi dan memperbaikinya. Untuk Anda yang masih belum mengerti bagaimana memperbaiki sebuah blower, agar bisa lebih mengerti ikuti tips berikut ini.

  1. Solder Tidak Keluar Panas

Barang seperti solder biasanya digunakan pada saat panas, karena itulah cara menggunakan sebuah solder. Sehingga, akan terasa aneh jika solder Anda tidak mengeluarkan panas. Artinya, solder Anda sedang bermasalah dan harus segera diperbaiki.

Cara memperbaiki solder dengan masalah seperti itu adalah dengan cara melepas sekrup-sekrupnya tersebut yang sudah mengikat solder Anda. Serta periksa juga bagian soket kabel yang sangat mempengaruhi koneksi solder, apakah ada bagian soket tersebut yang lepas. Karena, panas tidak akan keluar jika soket tersebut terlepas yang artinya harus disatukan kembali lepasannya tadi.

  1. Solder Mengeluarkan Bunyi

Apakah Anda memiliki solder uap yang mengeluarkan bunyi, berarti Anda perlu melihat kesalahan yang terdapat pada solder tersebut. Oleh karena itu, perlu Anda perbaiki solder tersebut dari kerusakannya. Solusinya, dengan melepas semua sekrup yang ada lalu Anda pasang casing penutup dan nyalakan kembali blower dijamin bunyi akan hilang seketika.

  1. Solder Mengeluarkan Aliran Listrik (Setrum)

Jika solder uap Anda tiba-tiba mengeluarkan listrik yang menyengat atau setrum pada bagian badan atau body, artinya solder tersebut perlu perbaikan. Keluarnya setrum pada bagian badan solder adalah karena renggangnya arus atau kumparan negatif, dapat diatasi dengan cara mengencangkan sekrup yang lepas atau renggang tadi.

  1. Potensio/Tuner

Fungsi potensio pada sebuah blower adalah untuk mengatur besar atau kecilnya arus listrik sesuai yang Anda inginkan. Oleh karena itu, jika bagian ini mengalami kerusakan agak sedikit menyulitkan. Tapi tetap ada solusinya, dengan cara menggunakan anti karat spray dan kuas lembut. Permasalahannya tetap dikarenakan solder kurang kuat. Selain itu, jika kaki-kaki potensio putus maka Anda harus menggantinya dengan yang baru.

  1. Solder Tidak Mengeluarkan Angin

Dalam penggunaan solder uap, biasanya akan mengeluarkan angin. Jika itu tidak terjadi, artinya solder atau blower Anda memang sedang rusak. Cara memperbaikinya dengan melihat tempat keluar masuknya angin, apakah ada kebocoran di bagian tersebut. Jika memang ada, itulah masalahnya dan Anda perlu mengatasi kebocoran tersebut.

  1. Solder Mati Total

Dari semua masalah yang terjadi pada solder Anda, hal terakhir ini mungkin yang lebih fatal. Jika solder Anda mengalami mati total, artinya Anda harus memperbaiki. Untuk kasus yang satu ini, ada dua penyebab dari mati totalnya blower.

Penyebab pertama adalah rusaknya tombol power atau tombol on/off atau tombol tersebut aus, kedua karena sekringnya putus. Oleh karena itu, perlu diperbaiki dengan cara mengganti sekring yang putus akibat tegangan tinggi. Selain itu, untuk masalah tombol power diakibatkan dari soket kabel yang terlepas sehingga harus disambungkan kembali.

Itulah semua penyakit kerusakan yang bisa dialami oleh solder atau blower Anda, dan kini Anda mengetahui beberapa penyebab jika blower Anda tidak berfungsi. Bahkan, Anda pun bisa mengetahui cara memperbaikinya jika salah satu penyebab di atas terjadi pada blower Anda. Oleh karena itu, jangan Anda membuang solder uap Anda yang rusak tersebut jika Anda masih bisa memperbaikinya sendiri.

2 Cara Merawat Power Supply Laptop Agar Tetap Prima

Penggunaan laptop saat ini sudah banyak ditemukan bahkan di tempat umum sekalipun. Untuk menjaga agar laptop tetap dapat menyala saat digunakan maka baterai pada laptop tidak boleh habis. Mengisi baterai laptop agar tidak habis memakai power supply laptop yang dihubungkan dengan daya listrik.

Umumnya baterai yang sudah penuh dapat bertahan selama beberapa jam tergantung pada pemakaian. Apabila sudah menampakkan tanda-tanda baterai akan habis baru ditambahkan pengisian baterai lagi melalui power supply. Power supply untuk laptop sudah diberikan satu paket pada saat membeli laptop.

Perangkat ini akan mengubah arus AC menjadi arus DC sehingga dapat mengisi daya di laptop. Power supply ini selain menyalurkan arus listrik ke laptop juga menjaga kestabilan arus listrik yang mengalir. Sehingga dapat dikatakan apabila terjadi gangguan pada power supply akan mengganggu kinerja dari aliran daya pada komponen di laptop.

Perawatan Power Supply Laptop

Power supply dapat disebut sebagai catu daya yang akan memberikan daya pengisi baterai agar laptop tetap hidup atau menyala. Power supply ini akan menghubungkan antara laptop dengan kontak listrik sehingga mengalirkan arus listrik ke laptop. Power supply untuk laptop berukuran kecil sehingga dapat dibawa kemana-mana.

Agar power supply laptop awet maka ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk perawatannya. Power supply yang terawat dengan baik akan mempengaruhi ketahanannya sehingga tidak mudah rusak. Berikut cara perawatan dari power supply agar tidak mudah rusak.

  1. Memperhatikan Suhu Power Supply.

Suhu yang hangat pada power supply saat sedang charge laptop merupakan kondisi yang wajar. Suhu yang hangat ini juga menjadi pertanda bahwa ada aliran arus listrik yang mengisi laptop. Namun jika suhu terlalu panas maka sebaiknya segera dicabut dari laptop maupun kontak listrik.

  • Mencegah Power Supply Tidak Jatuh.

Power supply yang terjatuh dan retak atau pecah dapat menjadi penyebab kerusakan. Oleh karena itu, pada saat menggunakan power supply harus berhati-hati agar tidak retak atau pecah.

Perawatan power supply laptop yang tepat akan dapat mencegahnya dari kerusakan. Power supply menjadi awet sehingga tidak perlu membeli yang baru lagi sebagai pencatu daya pada laptop.

Kenali Kekurangan Solder Blower HP Untuk Servis

Memperbaiki HP yang rusak sudah pasti akan berhubungan dengan berbagai komponen elektronik. Pada saat akan melepaskan dan memasang komponen pada HP membutuhkan peralatan seperti solder. Ada dua jenis solder yaitu solder konvensional dan solder blower. Solder blower HP memakai uap panas untuk memasang dan melepaskan komponen. Sedangkan blower konvensional memakai panas logam yang diperoleh dari listrik.

Kelebihan dari solder blower yang tidak dimiliki oleh solder konvensional adalah adanya pengaturan suhu. Melalui pengaturan suhu inilah komponen dengan berbagai jenis dapat dilepaskan dan dipasang kembali dengan lebih mudah. Beberapa komponen membutuhkan panas yang pas agar tidak rusak. Jika memakai solder konvensional tidak dapat melakukan pengaturan suhu.

Namun meskipun terdapat banyak kelebihan pada solder blower apabila dibandingkan solder konvensional namun ada juga kekurangannya. Berikut kekurangan dari solder blower HP yang dipakai untuk servis.

  1. Sulit Diperbaiki.

Komponen yang ada pada solder blower terdapat kotak pengatur suhu keluar dan ujung solder untuk mengeluarkan hawa panasnya. Jika solder blower ini mengalami kerusakan maka untuk memperbaikinya lebih sulit dibandingkan memperbaiki solder konvensional. Sehingga jika peralatan ini rusak maka untuk memperbaikinya membutuhkan waktu dan biaya yang lumayan.

  • Kebutuhan Daya Listrik.

Uap yang dikeluarkan dari solder blower dapat menghasilkan panas. Untuk membentuk uap dan panas tersebut membutuhkan daya listrik yang lumayan besar. Apalagi jika uap yang dihasilkan cukup tinggi maka daya listriknya menjadi lebih besar. Berbeda jika memakai solder konvensional yang hanya membutuhkan panas saja dari ujung soldernya dan tentu saja daya listriknya tidak begitu besar.

  • Harga.

Harga solder blower dapat dikatakan relatif lebih mahal daripada solder konvensional. Bahkan harganya dapat mencapai 20 kali lipat dibandingkan solder biasa. Harga yang mahal ini karena terdapat komponen yang berfungsi untuk mengatur suhu panas.

Memakai solder blower HP memang terdapat beberapa kekurangan jika dibandingkan dengan solder panas yang konvensional. Tetapi pemilihan solder dapat disesuaikan dengan kebutuhannya. Apabila ada tambahan mengenai kekurangan dari solder blower maka silakan untuk menuliskan di kolom komentar.

Kenali Alat Servis HP Untuk Solder

Saat memperbaiki komponen yang ada pada HP maka akan dibutuhkan peralatan solder. Alat solder tersebut menyambung dan menempelkan komponen ke tempatnya secara kokoh agar tidak bergeser. Alat servis HP untuk menyolder ternyata tidak hanya satu macam saja tetapi ada beberapa. Fungsi dari peralatan solder tersebut juga tidak sama terutama pada komponen dengan ukuran yang berbeda.

Pada komponen yang ada di HP ada bermacam-macam dan ukuran maupun jenisnya juga berbeda. Untuk memasangnya juga pasti akan membutuhkan peralatan solder yang berbeda pula. Ada yang ujung soldernya berukuran besar dan ada pula yang kecil. Ukuran ujung solder yang berbeda tersebut untuk memasang komponen dengan ukuran disesuaikan. Berikut peralatan solder yang dibutuhkan untuk memperbaiki komponen pada HP.

  1. Soldering Iron.

Peralatan solder ini umum untuk membantu perbaikan hampir semua komponen pada HP. Komponen yang berukuran kecil seperti transistor, resistor, regulator, kapasitor, dioda, speaker, layar dan mikrofon dapat memakai solder jenis ini. Untuk pegangan tangannya lebih aman sehingga tidak terasa panas. Untuk mendapatkan panas kabel dihubungkan dengan listrik.Alat servis HP ini sudah umum dipakai dan membutuhkan keahlian agar hasilnya menjadi lebih rapi.

  • Soldering Station.

Jenis solder ini memiliki 2 komponen yaitu bagian stasiun dan besi. Soldering station berfungsi untuk pengaturan suhu yang keluar nanti dari solder. Melalui pengaturan suhu ini maka setiap komponen yang berbeda dapat memperoleh perlakuan lebih pas. Peralatan ini akan membantu pekerjaan perbaikan menjadi lebih mudah dan cepat.

  • Hot Air Blower.

Peralatan ini menggunakan panas dari uap yang keluar dari ujung solder. Peralatan ini lebih aman dan pekerjaan menjadi lebih rapi. Pengaturan suhu dari uap panas yang keluar dapat diatur melalui tombol-tombol pada peralatan.

Alat servis HP sudah pasti akan memakai solder untuk memasang komponen kembali ke tempatnya. Solder akan membuat komponen terpasang lebih kencang sehingga tidak bergeser dan menyebabkan kerusakan kembali. Apabila ada peralatan jenis solder lainnya untuk memperbaiki komponen HP silakan menuliskan di kolom komentar.

Teliti Kaslian Solder Uap Sebelum Membelinya

Jangan asal membeli solder uap di sembarang toko, karena banyak pedagang tertentu yang memproduksi solder palsu untuk meraih keuntungan semata. Nah pada segmen artikel kali ini, kita membahas tentang bagaimana keaslian solder blower yang mestinya anda ketahui.

Berikut beberapa karakteristik keaslian solder yang seharusnya anda ketahui diantaranya:

Apa Saja Yang Ada Di Dalam Produk Solder Yang Asli?

Dalam membeli solder uap yang asli, anda juga perlu melihat beberapa perlangkapan yang ada di dalam produk mulai dari buku instruksi manual, blower (usahakan anda memilih blower yang berwarna silver, karena banyak ditemui produk blower hitam yang palsu atau KW), komponen-komponen lain, dudukan solder, dan nozel.

Perhatikan Kemasan Keaslian Jumlah Perangkat

Untuk yang asli, biasanya anda mendapatkan empat buah nozel dan yang palsu mendapatkan dua buah nozel saja. Selain itu, untuk yang palsu anda juga biasanya mendapat kondisi baut yang tercecer tanpa dikemas dalam kemasan plastik dari label perusahaan resmi.

Jangan Tergiur Dengan Harga Murah

Anda pasti memahami jika solder uap memiliki harga yang relatif mahal. Namun pada beberapa toko tertentu, ada juga penjual yang menawarkan solder jenis ini dengan harga yang sangat murah. Anda perlu berhati-hati karena bisa jadi solder yang anda beli dengan harga murah adalah solder bekas sehingga tidak bisa difungsikan dalam jangka lama.

Perhatikan Nomor Seri Atau Barcode

Jika anda hendak membeli solder jenis ini, anda perlu mencari barcode atau nomor seri yang ada di kemasan atau barcode yang terkait di kabel solder. Cek keaslian barcode dengan menggunakan aplikasi, jika barcode dapat dideteksi dengan baik tentang keterangan keaslian produknya melalui website berarti barang anda asli.

Pada barang palsu, biasanya barcode dan nomor seri hanya berupa tempelan atau duplikat sehingga tidak dapat discan menggunakan aplikasi.

Membeli Melalui Website Resmi Adalah Solusinya

Jika anda takut akan kualitas keaslian solder, anda bisa membelinya melalui agen atau website resmi. Anda juga bisa membeli secara online di e-commerce yang khusus menjual barang-barang asli.

Teliti sebelum membeli https://cody.id/produk/blower/ Lebih baik membeli yang asli untuk kegunaan jangka panjang.

Teknik Pengoperasian Solder Blower

Perangkat elektronik sering mengalami kerusakan dan harus dilakukan perbaikan. Untuk memperbaikinya akan berkaitan dengan komponen-komponen yang ada didalamnya dan membutuhkan peralatan khusus. Pada perangkat elektronik dengan komponen yang kecil membutuhkan peralatan yang berbeda seperti solder blower atau solder uap.

Fungsi dari solder uap tersebut adalah untuk memasang, mengangkat, memperbaiki dan mencetak komponen. Untuk mengoperasikan solder ini membutuhkan pengaturan tekanan panas agar dapat menghasilkan udara panas atau uap panas yang tepat. Keahlian dan ketelitian sangat dibutuhkan pada saat pengoperasian peralatan ini. Apalagi yang ditangani adalah komponen berukuran kecil. Kecermatan, ketepatan dan kesabaran juga dibutuhkan agar pemasangan komponen tepat.

Teknik Operasional Solder Blower

Cara operasional solder blower sebenarnya cukup mudah. Yang paling penting saat penggunaannya adalah pengontrolan suhu panas dan tekanan udara yang keluar saja. Tetapi memang jika belum pernah menggunakan dan belum ahli maka operasionalnya akan mengalami kesulitan. Berikut ini teknik operasional dari solder blower atau solder uap yang tepat.

  1. Menghubungkan tegangan listrik.

Agar solder dapat digunakan harus dihubungkan dengan tegangan listrik terlebih dahulu. Umumnya tegangan listrik yang dipakai adalah berdaya 110-220 VAC.

  • Pengaturan fungsi.

Untuk menghidupkan solder blower dilakukan dengan menekan tombol ON. Jika sudah selesai pemakaian dan ingin mematikan solder dapat menekan OFF. Bagian tombol on dan off tersebut terletak dalam satu lokasi.

  • Pengaturan tekanan panas.

Cara kerja dari solder ini tergantung pada uap yang keluar melalui mata solder. Uap yang keluar tersebut berkaitan dengan pengaturan tekanan panas. Untuk mengatur tekanan panas dapat dilakukan melalui tombol UP dan DOWN. Jika kurang panas tinggal memutar ke arah UP dan sebaliknya.

  • Pengaturan tekanan uap.

Uap yang membawa hawa panas akan keluar melalui ujung mata solder. Ujung solder tersebut diarahkan ke komponen yang dituju.

Solder blower merupakan peralatan yang dibutuhkan ketika harus memperbaiki perangkat elektronik dengan komponen berukuran kecil. Meskipun teknik pemakaian solder uap ini cukup mudah tetapi membutuhkan ketelitian, keahlian, ketepatan dan kesabaran dalam memasang komponen berukuran kecil.

Dasar Utama Pemakaian Power Supply HP

Dalam proses perbaikan ponsel, pemakaian power supply HP merupakan hal yang sangat penting. Alat ini memiliki kontribusi yang sangat besar untuk melakukan analisa terhadap kerusakan yang sedang terjadi. Alat ini berfungsi sebagai pendeteksi tegangan dan pengganti baterai. 

Setiap teknisi pasti menyadari bahwa setiap kerusakan yang terdapat pada ponsel harus dianalisa lebih dulu melalui tegangan yang dihasilkan oleh power supply. Dalam hal ini, setidaknya ada dua dasar utama yang harus dipahami oleh teknisi saat memakai power supply.

1. Langkah Penting Pemakaian Power Supply

Sebelum memakai power supply HP, baca dulu petunjuk manual yang tertulis dalam buku dan pastikan penggunaannya selalu sesuai menurut fungsinya. Setelah itu hubungkan komponen PSU dengan sumber tegangan listrik.

Langkah berikutnya, DC Power Supply dihidupkan dengan cara menekan tombol On hingga jarum voltage-nya berada di angka 3,6 hingga 5 volt, sesuai voltage di baterai ponsel. Dari sini kemudian hubungkan kabel yang jadi titik tumpu dengan PSU. Perlu dicatat, kabel merah merupakan kabel positif dan kabel hitam adalah kabel negatif.

Kemudian untuk output, memiliki empat macam warna. Pertama adalah warna merah, mempunyai peran positif, kedua hitam berperan sebagai negatif dan hijau atau biru sebagai baterai temperature. Sedangkan yang terakhir adalah warna kuning, merupakan BSI atau Battery System Information.

2. Teknik Analisa

Setelah sistem pemakaian power supply HP dipahami dan dipraktekan secara benar, barulah bisa melangkah ke teknik analisa. Di sini harus dipastikan pula jika PSU dalam kondisi hidup dan kabel beserta tegangan sudah terpasang dan disetting dengan baik dan tepat.

Setelah itu kabel merah langsung dihubungkan di baterai pada posisi positif dan kabel hitam ada di posisi negatif. Kemudian saklar dihidupkan dengan cara menekan tombol On. Jika sudah hidup, teknisi dapat melakukan analisa dengan cara mengamati angka-angka yang ditunjukan oleh jarum amper. Angka yang terdapat di display power supply HP inilah yang dapat dijadikan sebagai analisa awal untuk menentukan jenis kerusakan ponsel, apakah terjadi di bagian hardware atau software.

Tutorial Menggunakan Power Supply Handphone

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai alat bantu untuk mendeteksi arus ponsel yang biasanya disebut dengan power supply. Selain sebagai pendeteksi rusak atau tidaknya hardware atau software, power supply juga bisa digunakan untuk menyalakan ponsel meski tanpa baterai.

Bagi Anda yang masih bingung bagaimana cara menggunakan power supply yang baik agar power supply teknisi hp tetap memiliki performa yang akurat. Perlu diingat bahwa power supply tertentu memiliki 4 kabel penghubung yakni merah, hitam, hijau, dan kuning.

Indikator Power Supply

Display jarum ampere (A) terdiri dari angka 0-1.0 Ampere berarti sama dengan 0-1000 mili. Dalam keadaan yang normal voltage pada power supply biasanya diatur antara 3.6-5 volt. Jika switch on/off handphone ditekan maka jarum ampere akan bergerak ke angka tertentu.

Display jarum Voltage memiliki besaran sekitar 0 sampai dengan 15 V sehingga dapat disesuaikan dengan voltage yang kita butuhkan. Jika digunakan untuk ponsel bisa digunakan mulai dari 3.6 – 5 volt. Jangan menyetel lebih dari 5 volt karena hal itu dapat menyebabkan kerusakan komponen yang ada dalam ponsel terutama CPU

Cara Menggunakan Power Supply

  1. Tekan tombol power pada power supply hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa power supply memiliki performa yang baik dan dapat digunakan.
  2. Aturlah tegangan yang ada pada power supply berkisar antara 3,7-5 v.
  3. Matikan kembali power supply.
  4. Ambil kabel merah dan pasang pada jalur positif, hitam untuk jalur negatif dan BSI konektor baterai.
  5. Hidupkan kembali power supply dengan menekan tombol power.
  6. Tekan atau hidupkan ponsel Anda.

Yang perlu diingat pula adalah jangan memasang kabel yang ada pada power supply langsung ke dalam konektor baterai jika power supply masih dalam keadaan mati.

Demikian ulasan mengenai tutorial menggunakan power supply handphone. Semoga bisa menjadi referensi untuk Anda sekalian. Jika Anda merasa terbantu dengan adanya artikel ini, silahkan share pengalaman Anda menggunakan power supply kepada kami.

Sebelum Membawa Ponsel Rusak ke Tempat Servis, Lakukan Dulu Hal-hal Ini!

Menggunakan power supply HP untuk mempelajari kondisi ponsel yang bermasalah memang bisa Anda lakukan. Dengan catatan, Anda sudah menguasai prosedur dan membekalinya dengan alat-alat yang sesuai. Akan tetapi, kalau Anda masih pemula, ada baiknya menyerahkan dulu kerusakan ponsel kepada pihak yang berpengalaman.

Nah, sebelum membawanya ke tempat servis, lakukan dulu hal-hal berikut ini:

Mengenali masalah dan kerusakan

Meski mungkin Anda tak mengetahui penyebab pastinya, kenali dulu masalah yang dialami ponsel. Langkah tersebut akan memudahkan Anda menyampaikan kendala kepada teknisi servis. Misalnya, ponsel sering hang atau overheating yang mengganggu performa gawai. Dari sini, teknisi akan lebih mudah memastikan penanganan pada ponsel.

Periksa peralatan yang dipakai teknisi

Alat-alat yang digunakan teknisi servis memang terbilang banyak, tetapi tak ada salahnya mengenali item-item yang paling sering mereka gunakan. Mengapa? Karena tak sedikit teknisi abal-abal yang memanfaatkan situasi demi meraup keuntungan besar. Beberapa peralatan yang umumnya dipakai teknisi mencakup solder, power supply HP, timah, hingga pembersih komponen dalam ponsel.

Survei tarif jasa yang dikenakan

Menemukan teknisi servis ponsel https://cody.id/produk/power-supply/ sangatlah mudah, apalagi kalau Anda pergi ke pusat perangkat elektronik. Namun, jangan cepat menjatuhkan pilihan pada teknisi yang mematok tarif yang jauh lebih murah ketimbang pesaingnya. Sebaiknya Anda kunjungi beberapa teknisi dan tanyakan tarif jasa yang dikenakan, lalu bandingkan untuk menemukan yang benar-benar cocok.

Jangan lama-lama meninggalkan ponsel

Besarnya tarif jasa yang dipatok kadang berubah tergantung kerusakan hingga durasi perbaikan. Maka sebelum menyepakati transaksi, ada baiknya Anda menanyakan berapa lama ponsel tersebut ‘menginap’ di konter. Jangan terlalu lama meninggalkan ponsel di tempat teknisi, terutama kalau kinerja mereka lamban.

Minta garansi atau jaminan

Sejumlah teknisi servis ponsel berani menyediakan garansi atau jaminan meski jangka waktunya lebih pendek dibandingkan gerai resmi (biasanya satu minggu sampai sebulan). Jika mereka tidak menawarinya di awal, jangan sungkan meminta. Cari teknisi lain yang menggunakan power supply HP berkualitas dengan layanan dan garansi terbaik.